Di Ruang Kelas Sederhana, Warga Telaga Bidadari Bulatkan Tekad Rehab MDA Darussalam

  • Jun 26, 2026
  • Sri Ayu Martina

KIM Bidadari - Desa Telaga Bidadari, HSS – Hari Jumat (26/6/2026) menjadi saksi kebulatan tekad masyarakat Desa Telaga Bidadari. Bertempat di ruang kelas Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Darussalam yang sederhana, Kepala Desa menggelar musyawarah desa yang dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga di ruang belajar MDA Darussalam. 

Memilih ruang kelas MDA sebagai lokasi musyawarah bukan tanpa maksud. Setiap peserta yang hadir bisa langsung melihat dan merasakan kondisi bangunan yang memang sudah sangat memerlukan perbaikan. Kondisi fisik bangunan yang mulai lapuk menjadi pemandangan yang menguatkan urgensi rapat siang itu.

Kepala Desa Telaga Bidadari membuka musyawarah dengan menyampaikan keprihatinannya sekaligus harapan besar. "MDA Darussalam adalah madrasah diniyah yang cukup tua usianya di desa kita. Setiap sore, anak-anak kita belajar mengaji, menghafal doa, dan menimba akhlak mulia. Sudah menjadi tanggung jawab moral kita bersama untuk memperbaikinya," ujarnya penuh kepedulian.

Setelah melalui diskusi yang hangat dan penuh kekeluargaan, musyawarah menghasilkan tiga kesepakatan strategis:

  1. Rehabilitasi total bangunan MDA Darussalam, mencakup perbaikan atap, dinding, lantai, pengecatan, dan penambahan ruang belajar agar mampu menampung santri yang terus bertambah.

  2. Pembentukan Panitia Pembangunan MDA Darussalam, yang terdiri dari unsur pemerintah desa, BPD, tokoh agama, pemuda, dan perwakilan warga. Panitia ini bertugas mengelola seluruh proses rehab mulai dari perencanaan, penggalangan dana, hingga pelaksanaan dan pelaporan.

  3. Penggalangan dana sah dan tidak mengikat melalui kegiatan warung amal yang akan digelar secara berkala serta melalui pesta/saprah amal. Mekanisme ini dipilih agar seluruh lapisan masyarakat dapat berkontribusi tanpa merasa terbebani.